Pages

Thursday, March 28, 2013

Survey Psiko-IT



Survey merupakan salah satu cara untuk mengetahui bagaimana pendapat dan tanggapan suatu permasalahan. Di sini saya akan membahas hasil survey saya mengenai keterkaitan Psikologi dan IT. Saya telah membuat survey Psiko-IT yang hasil dan analisisnya adalah sebagai berikut.



Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa responden yang menjawab ya sebanyak 70%, tidak 10%, hanya psikologi 0%  dan hanya IT 20%. Kita dapat menyimpulkan bahwa
banyak orang yang menyukai psikologi dan IT (lebih dari setengah responden). Kedua-keduanya merupakan hal yang menarik bagi mereka. Karena memang, psikologi dan IT merupakan masing-masing bidang yang sulit. Keterkaitannya merupakan hal yang baik untuk dipelajari. 20 % orang dari responden-responden memilih hanya menyukai IT. Hal ini menandakan skala yang kecil tersebut, lebih suka mempelajari hal yang berbau teknologi. Dan 10% sisanya dimiliki oleh responden yang tidak menyukai keduanya. Always there possibility someone who never like what everybody like. Dan tidak ada responden yang hanya menyukai psikologi. Hal ini dapat disebabkan semua responden adalah mahasiswa IT.



Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab IT sebanyak 50%, Psikologi 30%, keduanya susah 20% dan keduanya gampang 0%. Kita dapat menyimpulkan, banyak orang yang menganggap IT lebih susah (setengah dari responden). Seperempat lebih memilih psikologi merupakan mata kuliah yang lebih susah dipelajari dan sisanya memilih keduanya susah untuk dipelajari. Sedangkan yang berpendapat kalau Psikologi dan IT mudah untuk dipelajari, tidak ada. Everyone have different opinion and perception. We can’t make someone same like us. Everybody have their own favor and ability. From the point of view IT’s student. The IT’s lesson is more difficult than psychology.





Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab 100% ya sebanyak 20%, kadang-kadang saja 50%, ya hanya sekilas 30% dan tidak 0%. Kita dapat menyimpulkan, hasil terbanyak dipegang oleh kadang-kadang saja. Tiap hal pastilah mempunyai perbedaan masing-masing. Walaupun memiliki keterkaitan, sangat jarang 100% bagian saling terkait. Tetapi kita juga harus melihat bidang apa yang akan dikaitkan, kebanyakan hasilnya adalah kadang-kadang saja. Semakin signifikan bidangnya, perbedaannya akan sangat menonjol dan keterkaitannya hanya sekilas.





Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab kognitif afektif 40%, kognitif konatif 20%, afektif  konatif 0% dan kognitif afektif konatif 40%. Dalam membuat program, biasanya kita memerlukan pemikiran, memori dan logika yang sangat tajam, dalam hal ini yang diperlukan adalah aspek kognitif.  Selain itu, dalam membuat program, juga diperlukan sense untuk membuat output program menjadi lebih bagus dan menarik. Dalam hal ini yang bermain adalah aspek afektif, lebih kepada perasaan dalam mendesignnya. Terakhir adalah aspek konatif, sebenarnya aspek ini lebih kepada suatu sikap atau perbuatan yang real seperti , cara berkomunikasi, sosial, bahasa tubuh dan sebagainya. Aspek ini dapat berpengaruh terhadap cara berkomunikasi si pemrogram. Bagaimana si pemrogram berkomunikasi dengan client untuk membuat program yang diinginkan.





Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab psikologi pengembangan sebanyak 0%, psikologi eksperimental 40%, psikologi psikologis 30%, dan psikologi industrial/organisasi 30%. Kita dapat menyimpulkan bahwa psikolgi eksperimental  merupakan pilihan responden yang paling banyak. Kebanyakan mahasiswa IT lebih banyak dan cenderung kepada pembuatan suatu program. Berawal dari sebuah permasalahan, suatu algoritma (prosedural suatu program berjalan) harus lah dibayangkan terlebih dahulu sebelum membuat program. Lalu dituangkanlah algoritma tadi dalam bentuk coding. Dalam hal ini lah suatu program merupakan eksperimental sampai program tersebut sukses.  Psikologi psikologis juga dapat dikaitkan dengan IT, karena psikologis seseorang dapat berpengaruh dalam keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu. Misalnya ketika mahasiswa IT akan membuat suatu design, hasilnya akan dipengaruhi oleh psikologisnya. Berbagai industri dan organisasi sekarang ini tidak dapat terlepas dari peran IT, karena itu IT juga dapat berkaitan dengan psikologi industrial/organisasi.



Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab java + teori belajar sebanyak 10%, query + sensasi dan persepsi 0%, php + dasar-dasar biologis 0% dan analisis sistem + perkembangan individu 90%.  Kita dapat menyimpulkan bahwa  pilihan yang paling signifikan (hampir 100%) dipegang oleh analisis sistem + perkembangan individu.  Analisis sistem merupakan topik yang mengupas habis kelebihan, kelemahan, kegunaan, manfaat dsb dari suatu sistem. Hal ini berkaitan dengan perkembangan individu, karena semakin berkembang individu, semakin kritis analisa individu tsb dalam menganalisa sistem.



Analisa : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab intelegensi sebanyak 60%, perilaku menyimpang 10%, penelitian bidang psikologi 20% dan konflik dan frustasi 10%. Kita dapat menyimpulkan bahwa intelegensi merupakan topik psikologi yang paling memerlukan IT. Topik ini bisa saja berkaitan dengan kemampuan seseorang di mana mempengaruhinya dalam bersikap dan berpikir terhadap sekitarnya. Jika dikaitkan dengan IT, maka intelegensi dapat diartikan kemampuan berpikir dan mengolah suatu prosedural menjadi sesuatu yang dibutuhkan. Dalam hal ini misalnya, melihat, menganalisis apa yang sedang dibutuhkan masyarakat dan mengolahnya menjadi produk siap pakai dengan bantuan IT.



Analisis : dari hasil di atas dapat kita ketahui bahwa yang menjawab senang, merasa tertarik dan semangat sebanyak 10%, bingung -,- 50% , tidak punya perasaan apa-apa 40% dan tidak senang 0%. Kita dapat menyimpulkan bahwa masih banyak yang masih bingung apa sebenarnya maksud dari survey ini.



Kesimpulan :
Survey ini bertujuan untuk melihat di bidang manakah seseorang memahami psikologi dan IT. Melalui survey yang telah saya buat dan mendapatkan hasilnya, maka dapat disimpulkan bahwa:
Masih banyak orang yang kurang tahu apa keterkaitan antara psikologi dan IT. Tetapi jika ditanya langsung ke aplikasinya, orang dapat membayangkan dan mendapatkan jawaban dari hubungan psikologi dan IT itu sendiri. Dari survey tsb, juga dapat dilihat bahwa lebih ke arah manakah seseorang? apakah psikologi dan IT. Tetapi beberapa orang akan memilih keduanya sebagai dua bidang penting yang juga saling berhubungan.

Melalui jawaban-jawaban mereka, saya yakin dan percaya bahwa ketika melihat choice lain, mereka bisa saja tertarik dan ingin tahu apa maksudnya. Survey saya merupakan contoh-contoh dari hal-hal yang sudah sering dilakukan mahasiswa IT dan juga hal-hal yang sering dilbahas dalam mata kuliah pengantar psikologi umum. Oleh karena itulah beberapa dari jawaban memilih jawaban di mana psikologi dan IT saling berhubungan.

Testimoni :
Menurut saya, dengan cara survey seperti ini, kita dapat lebih gampang menyampaikan pendapat dan alasan mengenai sesuatu, dan juga lebih efektif dan efisien dalam pengerjaannya.
survey ini bisa juga menjadi suatu pembelajaran yang lebih lagi ke depannya karena dengan melihat tanggapan seseorang, kita dapat menilai dan mengambil sisi positifnya ke arah yang lebih baik lagi.

0 comments:

Post a Comment